Pakar Kecantikan Dr Ayu Widyaningrum Raih Penghargaan ‘Young Entrepeneur dan Top Woman’

oleh

JAKCITY (Jakarta) – Dalam melihat sebuah kesuksesan, pakar kecantikan dr Ayu Widyaningrum, tak sependapat jika hanya diukur dengan uang. “Sebab, kesuksesan bagi saya adalah menjadi wanita karir yang dapat mendedikasikan ilmu dan keterampilan kepada masyarakat luas,” ucapnya seusai menerima penghargaan Young Entrepreneur dan Top Woman versi Majalah Penghargaan Indonesia di sebuah hotel kawasan Jakarta Selatan, Minggu (3/3) kemarin.

Sedangkan penghargaan tersebut diberikan pada acara perhelatan Gala Night Ceremony Best of The Best. Selain itu juga peluncuran buku mahakarya berjudul Profil Wanita Inspirasi Indonesia yang memuat biografi sejumlah tokoh wanita, termasuk Ayu yang berasal dari keluarga miskin hingga sukses meraih gelar dokter spesialis antipenuaan dari luar negeri. Berkat keuletannya, Ayu kini dikenal sebagai dokter spesialis anti-aging dan bergelar lengkap dr. Ayu Widyaningrum, MM, Master of AAAM, Master of IBAMS.

Terkait pemikiran dan dedikasi sebagai dokter merangkap pengusaha itulah, pemilik klinik Widya Esthetic Clinic menerima dua penghargaan, yakni kategori Young Enterpreneur dan Top Woman versi Majalah Penghargaan Indonesia.

“Yang pasti, penghargaan ini tentu memotivasi saya untuk terus mengembangkan kemampuan yang bermanfaat bagi banyak orang,” imbuh Ayu di hadapan para undangan, termasuk sejumlah tokoh wanita yang juga menerima penghargaan di bidang masing-masing.

Dikatakannya bahwa kesuksesan tidak harus diperoleh dengan banyak uang. “Saya menolak pendapat itu,” tegas wanita asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan yang terlahir dari pasangan miskin.

Bahkan dr Ayu menyebut, kedua orangtuanya malah berpendidikan rendah. “Bapak saya tidak lulus SD dan ibu saya tidak lulus SMP. Tapi, itu tidak membuat saya malu. Justru itu membuat saya bangga. Saya bisa sampai di sini karena kedua orangtua saya mendidik saya secara disiplin dan kerja keras untuk semua ini,” cerita alumni Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin melalui jalur PMDK.

Meskipun kedua orangtuanya berpendidikan rendah, namun mereka mendidik Ayu dengan disiplin tinggi. “Jika saya nggak bisa masuk ranking tiga di kelas, saya dikurung di kandang ayam. Namun itulah yang menjadikan saya tekun dan disiplin, hingga bisa masuk kuliah kedokteran di perguruan tinggi negeri melalui beasiswa,” ungkapnya.

Namun setelah menjadi dokter, karir Ayu cepat berkembang hingga kemudian bersama dukungan keluarga, mampu mewujudkan impian mendirikan Widya Esthetic Clinic di Jl Mahligai, Pemurus Luar, Banjarmasin. Selain itu ia juga terlibat dalam dunia model kecantikan yang membuatnya sering mondar-mandir ke Jakarta. (Agsa)