Lukisan Basoeki Abdullah Terfavorit: ‘Nyai Roro Kidul’

oleh

JAKCITY (Jakarta) – Basoeki Abdullah, maestro seni lukis Indonesia, dikenal sebagai salah satu seniman yang banyak menghasilkan lukisan bernilai adikarya. Salah satunya berjudul “Nyai Roro Kidul”.

Kurator pameran seni Istana Kepresidenan, Watie Moerany, di Galeri Nasional, Jakarta, Kamis (7/2), mengatakan “Nyai Roro Kidul” yang menggambarkan sosok perempuan penguasa laut selatan itu merupakan lukisan Basoeki Abdullah yang paling favorit di masyarakat.

Saat menjadi pembicara pada seminar bertajuk “Basoeki Abdullah dan Lukisan Mitosnya” di Museum Basoeki Abdullah, Watie menyebut para pengunjung yang melihat lukisan tersebut bisa berdiri di depan lukisan selama 20-30 menit untuk mengamati.

Menurut mantan Kepala Biro Pengelola Istana Kepresidenan Bogor itu dari lukisan-lukisan yang dipajang di Istana Bogor, yang terbanyak merupakan karya Basoeki Abdullah.

Penggemar lukisan cucu pahlawan nasional Wahidin Soedirohoesodo itu sangat luar biasa dan hingga saat ini karya-karya Basoeki Abdullah yang ada di Istana Kepresidenan Bogor masih terawat dengan baik.

Legenda, mitologi atau cerita yang mempunyai latar belakang sejarah dan dipercaya masyarakat, banyak menjadi tema lukisan Basoeki Abdullah, seperti “Nyai Roro Kidul” yang dibuat pada 1955, “Joko Tarub (1959), “Jika Tuhan Murka” (1950), “Sembodro Larung” (1967) dan “Perkelahian Rahwana dan Jatayu”.

Di Istana Kepresidenan, koleksi lukisan Basoeki Abdullah yang bertema mitologi berjumlah tujuh terdiri dari lima buah di Istana Bogor, satu di Yogyakarta, dan satu lukisan di Jakarta.

Sementara itu Kepala Museum Basoeki Abdullah, Maeva Salmah mengatakan pelukis kelahiran Surakarta itu selama hidupnya telah menghasilkan sekitar 5000 karya lukis.

Namun, dari jumlah tersebut yang ada di Museum Basoeki Abdullah hanya 112 lukisan, selebihnya tersebar baik di koleksi Istana, galeri, ataupun perorangan.

“Yang sangat disayangkan kita tidak memiliki lukisan Basoeki Abdullah yang tergolong masterpiece seperti ‘Nyai Roro Kidul’,” katanya. (Ant/JC-02)