Di Madiun, Kini Ada Taman Monumen Lokomotif C2606

oleh

JAKCITY (Madiun) – Pada Senin (7/1), Kepala PT KAI Daop 7 Madiun, Heri Siswanto, meresmikan Taman Monumen Lokomotif C2606. Itu tempat baru untuk berkumpul sambil menikmati sejarah perkeretaapian.

Heri mengatakan selain sebagai taman bermain, Taman Monumen Lokomotif C2606 ini nantinya juga sebagai sarana edukasi masyarakat tentang sejarah perkeretaapian di Indonesia, terutama bagi warga Kota Madiun.

Dibangunya taman di dekat Jalan Perlintasan Langsung Nomor 138 itu karena warga Kota Madiun, terlebih yang tinggal di sekitar lintasan kereta api dan stasiun, senang berkumpul di sana pada sore hari.

Terlihat warga sering membawa anak-anak untuk bermain sambil melihat kereta api yang lewat di area perlintasan langsung. Padahal, menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian daerah sekitar perlintasan tertutup untuk umum.

“Diharapkan dengan dibuatnya taman tersebut, aktivitas warga untuk bermain bisa terakomodir. Sehingga warga aman dan perjalanan kereta api juga lancar,” kata Heri.

Lokomotif C2606 adalah lokomotif uap buatan Pabrik Henschel, Jerman, yang digunakan pada masa penjajahan Belanda. Memiliki berat 21 ton dan susunan gandar 0-6-0T, lokomotif itu dapat dioperasikan menggunakan bahan bakar kayu jati atau batu bara dan bisa melaju dengan kecepatan 25 kilometer per jam. (JC-02)